Mencoba Merangkai Kata

Apa yang mau Disombongkan dalam Hidup ?

24 Sep 2017 - 17:19 WIB

Kehidupan ini akan terus berjalan seiring perjalanan waktu, semua yang hidup di dunia ini memiliki berbagai macam persoalan dan tingkatan kondisi kehidupan mulai dari segi ekonomi, strata sosial, gaya hidup dan sebagainya. Namun satu hal yang pasti bahwa kehidupan tidak akan selamanya di dunia ini, akan berakhir dan menemui garis finish yang disebut dengan kematian, tidak ada yang abadi dan kekal di dunia ini, kecuali hanyalah sang pencipta. Pada saatnya kita akan kembali menghadapnya.

Apapun kondisimu hari ini, patut bersyukur. Karena yakinlah apapun keadaan kita sekarang itulah yang terbaik menurut Tuhan, jangan lihat keadaan orang lain yang kita anggap mereka lebih berbahagia daripada kita, belum tentu karena kita tidak pernah ikut campur urusan mereka. Syukuri yang miliki, jangan merasa iri dengan yang dimiliki oleh orang lain.

Lantas, jika keadaan kita adalah sama di mata Sang Pencipta, apa yang mau kita sombongkan dalam hidup ini ? pangkat yang mau kita sombongkan ? setinggi-tingginya pangkat finishnya adalah pensiun, kecantikan yang mau kita sombongkan, sudah tua masihkah kita cantik ???. Kekayaan yang mau kita sombongkan, harta tidak akan dibawa mati.

Terhadap apa yang kita miliki hari ini, bukan untuk kita sombongkan. Semua yang kita miliki adalah titipan, bahkan tubuh dan roh yang ada dalam tubuh kitapun merupakan titipan dan pada akhirnya akan kembali kepada yang menitipkan yaitu Sang Pencipta. Jika semua sudah diminta kembali oleh Sang Pencipta, sehebat dan sekuat apapun kita semua menjadi tidak berdaya di hadapan-Nya.

Lalu, bagaimana caranya kalau semua yang  kita miliki tidak untuk disombongkan ? setidaknya inilah dua hal yang harus kita ingat saat semua puncaknya dunia serasa sudah kita miliki :

Pertama, ingatlah selalu bahwa kehidupan adalah sementara dan ada alam yang kekal abadi selamanya yakni kehidupan sesudah kematian, itulah alam baru bagi kita dan akan kekal abadi disana. Jika kita selalu mengingat itu semua maka tidak ada yang pantas untuk kita sombongkan dalam hidup ini, kita kecil dan bukan apa-apa dibandingkan dengan yang memberikan kehidupan ini.

Kedua, ingatlah selalu bahwa semua yang kita anggap kita miliki, adalah titipan dan akan diambil oleh yang menitipkan, namanya titipan tidak akan pernah abadi bersama kita. Contohlah si tukang parkir yang di titipkan sebanyak dan semewah berbagai macam kendaraan, tetapi mereka tidak pernah sombong dengan kendaraan yang mewah tersebut, karena mereka menyadari betul, bahwa semua itu adalah titipan dan akan kembali diambil sama yang menitipkan. Begitupun kehidupan ini pada akhirnya semua akan kembali pada sang pemilik yakni Tuhan yang Maha Esa.

Demikianlah artikel ini, semoga bermanfaat untuk kita semua termasuk penulis yang menuliskannya, terimakasih atas perkenan membaca tulisan ini.


TAGS   gaya hidup /